السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Visi sebuah lembaga tidak akan tercapai jika hanya ditulis sebagai slogan kosong penghias ruangan.
Visi harus diterjemahkan dalam rangkaian proses, dibagi secara proporsional sesuai tenggang waktu yang diinginkan dalam setiap tahapan. Visi memerlukan kurikulum yang jelas, sehingga visi membuat roti empuk jangan sampai salah kurikulum menjadi bakwan yang keras.
Pesantren sebagai salah satu dari sekian lembaga pendidikan pun harus disikapi demikian. Sebuah kesalahan besar jika kita membangun pesantren tanpa kurikulum yang terencana.
Blog kurikulum pesantren ini adalah sebuah upaya kontribusi dalam permasalahan ini. Harapannya, pendidikan kita lebih tertata sehingga visi kita terwujud dengan izin Allah SWT. Kritik dan saran sangat kami nantikan untuk manfaat yang lebih luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar